Wawancara Taeyang dengan ESQUIRE (Edisi Februari 2014)

Tidak Ada Perhiasan yang Lebih Cemerlang
Dibandingkan Taeyang

Taeyang tidak hanya mahir bernyanyi tetapi juga menari. Ia juga pandai berpakaian dan bahkan telah menciptakan gayanya sendiri. Para wanita pun tak berhenti menyorakinya  sembari ia me-magnet mereka semua. Di sisi lain, Tuan Dong Young Bae sangatlah ramah. Dengan mata sipitnya yang terlihat malu, ia tetap tersenyum dengan matanya akan candaan yang tak lucu. Waktu berlalu begitu cepat dan tanpa disadari ia sudah 27 tahun.

Article by Bom lee (이현범)
Contributing editor/ Kim Bong Beob (Bb Kim)
Style director/ Ji-Eun
Hair/태현 by 이가자 헤어비스
Make-up/Im hae Kyeong
Assistant/Choi Ji Won
(Check out the HQ scans by YB-518% and URTHESUN.)
a

Indonesian translation by TaeyangINA.

a

Akhirnya kita bertemu kembali setelah satu setengah tahun. Bagaimana perasaan Anda mengenakan perhiasan-perhiasan dan jam tangan yang bernilai total lebih dari 20 miliar won?
– Saya sakit kepala (= Hal ini mengganggu saya).
Belum lagi dengan barang-barang mahal dari toko-toko ternama ini… Bahkan untuk para model profesional pun ini sulit.
–  Tapi, asal orangnya berhati-hati maka tidak menjadi masalah. Ini menyenangkan.
Anda sudah banyak melakukan sesi foto dengan konsep yang kuat tapi hari ini secara keseluruhan terlihat berbeda.
– Sebenarnya (pemotretan) yang benuansa pucat seperti ini terasa aneh bukannya menyeramkan. Tapi, kali ini rasanya cocok untuk saya. Menurut saya, pakaian dan aksesoris yang saya pakai sesuai dengan nuansa fotonya.
Apakah arti aksesoris bagi Anda?
– Saya lebih menyukai aksesoris dibandingkan pakaian. Saya pikir aksesoris itu menyempurnakan fesyen.
Akhir tahun lalu, Anda berduet dengan G-Dragon dalam acara SBS Gayo Daejeon dan kemudian melangsungkan konser di Jepang. Anda sepertinya sangat sibuk.
– Saat saya bersiap-siap untuk tampil, apa yang saya lakukan, ya? Ah, saya makan dengan member lainnya.
Adakah sikap yang berbeda (untuk tahun ini)?
– Di tahun 2013, saya merasa siap untuk memulai sesuatu tapi kemudian hati saya akan berpikir lebih jauh (dari pikiran saya). Semua kemudian berlalu dan saya banyak ketinggalan saat-saat dimana saya ingin melakukan sesuatu. Di tahun 2014 pun tidak berbeda dengan 2013, tapi saya akan lebih spesifik dan pasti dalam berpikir.
Kalau begitu, belum ada sesuatu yang sangat ingin Anda lakukan tahun ini?
– Masih agak abstrak tapi saya menantikan hal-hal yang “Something good!”. Dan juga berpikir positif dalam segala hal yang saya lakukan.
Anda kini sudah mencapai pertengahan usia 20-an.
– Saya tidak tahu. Di usia ke-26 saya berpikir, “Sekarang usiamu tidaklah lagi muda.” Tapi, sejak menginjak usia 27 tahun, saya rasa saya sudah lebih bisa menerimanya. Sepertinya itu bukanlah hal yang buruk.
Masa-masa yang indah.
– Benar.
Sudah sembilan tahun sejak BIGBANG debut.
– Hal yang memang harus kami lakukan adalah bermusik dan tampil di atas panggung. Sekarang kami berusaha untuk menjadi lebih berharga. Bukan membuat musik yang hanya dinikmati sesaat, tapi membuat musik yang akan menginspirasi dan menyampaikan pesan kepada publik seiring berlalunya waktu. Saya pikir kami sudah lebih dewasa dalam bermusik dan dalam pribadi kami.
BIGBANG tidak melakukan hal yang tidak sesuai kehendaknya. Ini berlaku bahkan dalam kegiatan BIGBANG di luar negeri, BIGBANG berevolusi dan berkembang secara alami.
– Itu karena kami tidak memaksakan apapun, sehingga semua terjadi begitu saja. Pada kenyataannya, saat kami baru debut di Jepang, butuh waktu hingga semua berjalan lancar. Seperti saat sekarang ini kami melaksanakan Dome Tour, kami pun berpikir ini hal yang sulit dipercaya.
Saat kami merilis album <
Alive> di Jepang tahun lalu, kami berkumpul dan mengobrol, “Kita sudah menuangkan pikiran kita saat membuat album (ini). Karena kita sudah membuat musik seperti itu, mari kita membuat musik dengan cara yang terbaik.” Jika kami terus memperhitungkan aliran musik yang sedang populer, kami akan seperti terbungkus sesuatu dan kehilangan tujuan utama kami. Kami menjadi bukan kami. 
Ketika kami mulai terkenal di Jepang, kami harus banyak menghadiri program-program variety. Kami pun masing-masing berbicara saat berada di acara-acara itu. Tidak hanya menyesuaikan dengan program acaranya, kami juga harus terlihat menyenangkan. Di Amerika Serikat atau di negara-negara lainnya pun kami membutuhkan warna kami tersendiri. Bukannya menyesuaikan dengan genre-genre yang berbeda, tapi kami merasa kalau kami yakin dengan warna kami, BIGBANG bisa lebih mendunia lagi.
Selama beraktivitas solo dengan lagu “Ringa Linga” bersama anggota lainnya seperti Seungri dan G-Dragon, tidakkah Anda merasa mendapat tekanan?
– Tidak sama sekali. Saya merasa ini merupakan waktu yang tepat untuk merilis lagu saya. Saat mengerjakan album saya, banyak up & down yang saya lalui. Seiring berjalannya waktu, saya terus fokus pada album saya tapi saya masih tidak melihat “akhir”-nya. Sempat terpikir untuk berhenti karena lelah, namun di saat-saat terakhir, saya berpikir jika ini adalah waktunya, maka saya tentu akan muncul dengan sendirinya.
Terus terang cover album dan teaser Anda terlihat menakjubkan. Seperti ada suasana dari Afrika.
– Image, teaser, cover album, video, seluruh album ini merupakan hasil pemikiran saya dari sejak 2,5 sampai 3 tahun yang lalu. Dengan tujuan menampilkan musik dan image saya menjadi satu, banyak sekali pemikiran yang keluar-masuk kepala saya.
Saat melihat BIGBANG, akan terlihat bahwa setiap member itu berbeda. Bagaimanakah cara terbaik untuk menunjukkan seorang Taeyang?
– Saya juga merisaukan hal itu.
Menurut pendapat saya, dibandingkan dengan siapapun, kami paling dapat merasakan ketulusan Anda akan musik. Melebihi dari sekedar entertainment.
– Oleh karena itu, yang saya inginkan adalah untuk lebih menunjukkan lagi warna saya dengan lebih jelas. Hal yang saya sukai seringkali bukan hal yang diminati masyarakat. Jadi, saat saya merilis album akan berhadapan dengan orang-orang. Walaupun begitu, saya mix hal-hal yang menarik bagi publik dan di sanalah saya menempatkan ketulusan saya (dalam bermusik). Mungkin inilah warna musik yang akan saya lakukan.
Jika kita melihat kembali aktivitas solo Anda, “Look Only at Me” dari album pertama Anda adalah yang paling terkenal dan seiring waktu orang-orang pun semakin dapat merasakan warna musik dari seorang Taeyang. Pendek kata, itu merupakan musik yang genrenya tidak bisa dibedakan dengan pasti.
– Ah, Anda benar.
Karena itulah sulit (untuk membuat musik).
– Album yang akan segera dirilis ini pun seperti yang Anda katakan. Sulit untuk dikatakan apa genre dari album ini.
Tentunya kita tidak bisa tidak membicarakan soal fesyen. Fesyen seorang Taeyang, bagaimanakah membentuknya?
– Saya rasa saya cukup banyak dipengaruhi oleh senior-senior seiring saya tumbuh dewasa. Saat saya berumur 13 tahun, saat saya pertama kali menginjakkan kaki di industri ini, saya melihat Teddy-hyung dan berpikir ingin berpakaian sepertinya. Saya juga banyak membaca majalah dan berpikir, jika saya menjadi seorang penyanyi kelak, saya akan berpakaian seperti itu. Saya seringkali berpikir begitu.
Tapi, apakah tidak menjadi masalah bagi Anda jika mengenakan kembali pakaian yang sudah tertangkap paparazzi ataupun yang sudah dikenakan di atas panggung? Saya bukan seorang selebriti, tapi…
– Saya sependapat. Oleh karen itu, ketika berbelanja, saya akan langsung membeli pakaian yang menurut saya bisa saya kenakan untuk waktu yang cukup lama. Jadi, bukan membeli yang terlihat mewah melainkan yang mudah dan bisa digunakan dalam jangka panjang.
Setelan Tom Ford yang Anda kenakan di SBS Gayo Daejeon terlihat sangat sesuai untuk Anda.
– Saya punya banyak pakaian di rumah, tapi saya tidak punya pakaian formal.
Begitupun dengan saya.
– Karena itu saya berbincang-bincang dengan Jiyong tentang apa yang akan kami kenakan. Mengingat usia kami yang semakin bertambah, kami pikir setelan Tom Ford akan cocok. Ternyata malah jauh lebih baik dari yang kami bayangkan.
Sepertinya Anda juga mencemaskan pakaian seperti apa yang harus Anda kenakan di album ini untuk menunjukkan image Anda.
– Benar sekali. Semua ide yang saya pikirkan sudah terpakai untuk “Ringa Linga”. Saya benar-benar menyukai penampilan saya untuk “Ringa Linga”, tapi menurut YG itu terlalu gelap. Oleh karena itu, mirip-mirip dengan mood yang sekarang, mungkin nanti akan lebih rapi, terorganisir, dan lebih terang.
Menginjak usia 20, apa yang Anda rasakan tentang percintaan? Terasa berbedakah? Menurut saya, di usia 20-an, sebaiknya mencoba (menjalin hubungan) yang singkat beberapa kali.
– Iya, banyak senior yang membahas soal ini. Cinta tanpa syarat itu tidak menjadi masalah. Tapi hingga saat ini, sifat alami saya masih berpikir bahwa sepertinya tidak mungkin untuk dekat dengan beberapa orang dalam waktu yang singkat. Meski mungkin butuh waktu yang lama untuk bertemu dengan seseorang yang tepat, maka saya akan melakukannya. Bagi saya seperti itu.
Tidak…. Ya sudahlah. Biar waktu yang menyelesaikannya. Ngomong-ngomong, bagaimana Anda menjalani jadwal Anda yang begitu padat? Saya fobia akan pesawat. Saya bahkan tidak bisa naik ke dalam pesawat.
– Betul. Naik pesawat itu yang paling sulit.
Tidak peduli seberapa bagus tempat duduknya, tidak ada gunanya. 
– Pada awalnya, saya sebenarnya tidak merasa seperti itu. Semakin sering saya naik pesawat, semakin saya jenuh akan pesawat. Tapi, tidak ada yang bisa saya lakukan selain naik-turun pesawat (untuk bepergian).
Anda orang yang rajin berolahraga, bukan?
– Sudah tidak lagi. Dulu saya sering melakukan weight training, tapi belakang ini saya lebih banyak melakukan olahraga untuk kesehatan dibandingkan weight training
Kali ini Anda pergi lagi ke Paris Fashion Week. Sepertinya menyenangkan pergi menonton show yang benar-benar ingin ditonton dan bukan menontoni brand yang mensponsori Anda.
– Benar. Bahkan saya benar-benar banyak terinspirasi. Di sana, saya tidak hanya bertemu dengan orang-orang yang datang menonton, tapi juga dengan para perancang busana. Saya berpikir mereka bukan hanya orang yang membuat pakaian, melainkan juga seorang seniman. Kepribadian mereka pun sungguh luar biasa. Pertunjukkan Rick Owens tahun lalu masih membekas di ingatan saya. Semuanya begitu menyenangkan.
Sepertinya Rick Owens kembali terkenal, ya?
– Musiknya, konsepnya, semua benar-benar keren.
Kalau begitu, untuk saat ini Anda paling menyukai Rick Owens?
– Untuk hal-hal yang tadi itu, ya. Dari waktu ke waktu itu berbeda. Saya mengenakan Rick Owens, Saint Laurent… apa yang bisa saya katakan. Saya menyukai desainer Rick Owens. Kepribadiannya. Pendek kata, (mereka) seniman sejati.
Anda setuju jika dibangun patung Rick Owens di seluruh cabang tokonya di dunia?
– Itu menakjubkan! (tertawa)
Kita sudah membahas musik dan fesyen. Bagaimana dengan isu-isu politik dan sosial? Sepertinya Anda tidak sering membahasnya di jejaring sosial Anda.
– Sebenarnya saya berusaha untuk tidak terlalu peduli tentang hal-hal itu. Seorang selebriti lebih baik tidak mengambil resiko untuk mengutarakan pendapatnya begitu saja kepada publik di jejaring sosial. Saya lebih banyak belajar. Saya mencoba mencari tahu kebenaran akan sesuatu. Dibandingkan sebelumnya, saya kini lebih sering membaca berita saat di rumah. Sejak kecil saya suka sekali mempelajari sejarah. Jadi, secara musikal saya banyak terpengaruh sejarah dari budaya negara-negara lain. Saya juga ingin banyak belajar tentang perbedaan antar manusia.
Walaupun sudah bolak-balik keluar negeri, Seoul adalah kota yang paling populer, kan?
– Yup.
Menurut pendapat saya, Anda adalah kontributor yang terbaik.
– (tertawa)
Bahkan, sebagai orang yang berada di bidang fesyen, saya menghargainya.
– (tertawa)
Saat saya pergi ke Fashion Week dulu, wartawan Jepang mengabaikan saya. Namun, setelah BIGBANG muncul, fesyen Hallyu pun menyebar dan tidak ada yang tidak mengikutinya. Bahkan, orang-orang akan iri jika mereka tahu saya mengenal Anda.
– Senang mengetahuinya. Kami pun merasakan hal yang sama di masa-masa awal kami debut. Dulu kami tidak bisa mengekspresikannya di Jepang, tapi sekarang kami sadar, “Ah, ternyata itu seperti ini.” Sekarang kami pun bangga. Kami mempengaruhi banyak orang melalui budaya (Korea).
Album yang akan dirilis ini merupakan projek yang besar. Saya berharap banyak. Saya akan bertanya sekali lagi. Anda tidak memikirkan apapun untuk tahun 2014? Something good? Sebuah akhir?
– Sejujurnya saya belum menargetkan apapun. Saat ini, pikiran saya sedang baik, jadi saya akan melakukan segala hal dengan baik daripada terlalu semangat. Album yang akan segera dirilis ini pun sudah dalam tahap persiapan akhir. Pokoknya biarkan saya melakukan yang terbaik untuk album ini.
a
*Setelah pemotretan selesai, esok malamnya sebuah pesan singkat dari Taeyang tiba. Dia ingin memberikan jawaban lebih untuk pertanyaan di atas. Ia terpikirkan target lain untuk tahun 2014. Tahun ini, kapanpun dan dimanapun, dia ingin tetap menjadi dan menyimpan “dirinya”. Kemudian ia berkata, “Tahun lalu saya banyak menghabiskan waktu di internet. Tahun ini, saya akan berhenti berhubungan dengan internet dan saya ingin menjadi diri saya sendiri.”
a
a

Indonesian translation by TaeyangINA.
Maaf jika ada kesalahan dalam penerjemahan.
Please credit TaeyangINA when taking out.
Thank you and enjoy!🙂

a

About TaeyangINA

Love & support Taeyang always
This entry was posted in Interview and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s